KESANTUNAN IMPERATIF DALAM TUTURAN MASYARAKAT DI DESA STAGEN KABUPATEN KOTABARU
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa, yaitu pemerolehan sintaksis, pemerolehan semantik dan pemerolehan fonologi pada anak usia prasekolah di Taman Kanak-kanak Desa Semayap Kabupaten Kotabaru. (2) mendeskripsikan apa sajakah yang menjadi faktor-faktor dalam pemerolehan bahasa pertama pada anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, yaitu metode berupa deskriptif yang berarti sebuah proses eksplorasi dan memahami makna perilaku individu. Penelitian kualitatif dengan penganalisisan, dan penyajian data secara kualitatif melalui langkah-langkah pengumpulan, pengolahan, penganalisisan dan penyajian data dengan teknik observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pemerolehan bahasa pada usia prasekolah, dari ketiga tahapan pemerolehan bahasa yang meliputi pemerolehan sintaksis terdapat 9 orang siswa yang sudah sangat baik dan 9 orang siswa yang sudah cukup dalam pemerolehan sintaksis. Untuk pemerolehan semantik siswa yang sangat baik berjumlah 9 siswa dan yang cukup baik dalam pemerolehan sintaksis berjumlah 9 orang. Sedangkan untuk pemerolehan fonologi siswa yang sangat baik berjumlah 10 orang dan yang cukup dalam pemerolehan fonologi berjumlah 8 orang. (2) faktor-faktor yang sangat mempengaruhi proses pemerolehan bahasa pertama pada anak adalah faktor latar belakang sosial dan faktor keturunan.
Kata Kunci: pemerolehan bahasa anak, usia prasekolah